Menyelamatkan Pasien dengan Patient Safety, Meningkatkan Kinerja dengan Audit Internal

Selama 5 hari, 15-19 Mei 2017, 40 peserta dari Provinsi dan 13 Kabupaten/Kota se-Papua Barat mengikuti Workshop Keselamatan Pasien dan Pelaksanaan Audit Internal dan Tinjauan Manajemen yang dilaksanakan di Swiss-belHotel Manokwari. Workshop yang didukung secara finansial oleh KOMPAK-Landasan Fase 2 ini adalah bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan kualitas akreditasi Puskesmas di Provinsi Papua Barat.

IMG-20170515-WA0070
Pembukaan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan, SKM, M.MKes.

Keselamatan pasien adalah upaya yang dirancang untuk mencegah terjadinya adverse outcomes sebagai akibat tindakan yang tidak aman atau kondisi laten. dr. Victor Eka Nugrahaputra, M.Kes, selaku narasumber tunggal dalam workshop ini menjelaskan, “Saat ini sudah terbit Peraturan Menteri Kesehatan nomor 11 tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien yang menjadi acuan bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia. Permenkes tersebut menjelaskan tentang 7 standar keselamatan pasien, 6 sasaran keselamatan pasien dan 7 langkah menuju keselamatan pasien. Selain itu, regulasi ini lebih mempertegas bagaimana pelaporan insidens keselamatan pasien dari fasilitas pelayanan kesehatan kepada Komite Nasional Keselamatan Pasien (KNKP). Saya berharap workshop ini akan memberikan pemahaman lebih mendalam dan utuh bagi para Pendamping dan Surveior Akreditasi yang ada di Provinsi Papua Barat”. dr. Ida Dwi Yantati, Pendamping Akreditasi FKTP Bidang UKP (red. Upaya Kesehatan Perorangan) Kabupaten Manokwari mengatakan, “Workshop ini sangat bermanfaat buat saya, karena menambah pengetahuan dan membuka pikiran saya tentang apa itu patient safety, terutama untuk UKP. Hampir semua elemen tercantum dalam Permenkes nomor 11 tahun 2017. Pemahaman ini akan memudahkan Tim Pendamping Akreditasi untuk melakukan pendampingan, begitu juga untuk Puskesmas dalam membuat indikator-indikator mutu layanan.” Sekundina Ohoiwutun, SKM, Pendamping Akreditasi FKTP Bidang UKM (red. Upaya Kesehatan Masyarakat) Kabupaten Sorong Selatan berpendapat, “Selama ini, keselamatan pasien dan manajemen risiko dalam pelayanan Puskesmas dikira hanya terkait dengan Bidang UKP saja. Namun, setelah mengikuti workshop ini saya baru mengetahui bahwa Bidang UKM dan admen (red. administrasi manajemen) pun harus  melaksanakannya”.

IMG-20170515-WA0124
Penyematan Tanda Peserta oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat didampingi oleh Koordinator Program Landasan Fase 2 Provinsi Papua Barat, Ottow Sineri

Sekundina Ohoiwutun, SKM yang sering dipanggil dengan Santi melanjutkan, “Sejauh ini, patient safety belum dilaksanakan dengan baik. Padahal banyak sekali yang bisa Puskesmas benahi, jika sudah memahami keselamatan pasien, sehingga dapat meningkatkan mutu layanan. Walaupun, untuk memulainya memang agak berat dan dibutuhkan komitmen seluruh staf Puskesmas, pengguna layanan dan lintas sektor.” Narasumber workshop ini mengatakan bahwa untuk dapat menjalankan patient safety perlu dipahami salah satunya bagaimana melakukan analisis risiko. “Dalam workshop ini, kita belajar tentang 3 tools analisis risiko, yaitu Severity Assessment, Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)”, kata dr. Victor.

IMG-20170516-WA0113
Peserta melakukan role play Audit Internal menggunakan instrumen audit yang telah disusun

dr. Victor meneruskan penjelasannya, “Audit internal adalah audit yang dilaksanakan oleh auditor internal yang juga adalah karyawan organisasi itu sendiri untuk kepentingan internal organisasi. Audit internal merupakan instrumen bagi manajemen untuk mencapai visi, misi dan tujuan organisasi. Hasil audit merupakan salah satu agenda yang dibahas dalam Pertemuan Tinjauan Manajemen. Auditor internal harus memiliki kompetensi tertentu, sehingga nantinya mampu mengidentifikasi temuan audit yang adalah gap antara bukti audit terhadap kriteria audit. Dalam bekerja, auditor internal harus dilandasi dengan sikap tidak menyalahkan atau non blaming”. dr. Meggy Lumingkewas, Pendamping Akreditasi FKTP Bidang Admen Kabupaten Manokwari Selatan mengatakan, “Audit internal di Puskesmas merupakan sarana yang sangat baik untuk mengukur, memonitor, mengendalikan, mengevaluasi dan menganalisa permasalahan-permasalahan yang timbul dan menentukan langkah-langkah pemecahan masalahnya. Dan yang terpenting, hal ini dilakukan bersama tanpa mendiskreditkan sesuatu, baik program maupun individu”.

Aman Gusti, AMK, Pendamping Akreditasi FKTP Bidang Admen Kabupaten Raja Ampat mengatakan, “Patient safety dan audit internal adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka peningkatan kualitas yang terus-menerus melalui siklus PDCA”. Hal yang serupa juga ditegaskan oleh drg. Ronald Reyses Tapilatu, M.MKes., Pendamping Akreditasi FKTP Bidang Admen Kota Sorong, yang menyebutkan, “Audit internal dan patient safety sangat perlu dilaksanakan di Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dan bukan sekedar hanya untuk memenuhi elemen penilaian dalam proses akreditasi Puskesmas.” dr. Beny Bernard Kwa, Pendamping Akreditasi FKTP Bidang UKP Kabupaten Fakfak berpendapat, “Patient safety, sangat penting diketahui dan dilaksanakan bersamaan dengan proses persiapan akreditasi dan harus terus menjadi perhatian. Sedangkan audit internal dan tinjauan manajemen memang diperlukan juga, tapi dapat dilaksanakan setelah survei akreditasi, karena kegiatan minilokakarya Puskesmas sudah dapat meng-cover tinjauan manajemen, walaupun tidak mendalam”.

IMG-20170517-WA0061
Peserta sedang mengikuti post test

Setelah mengikuti seluruh sesi dalam workshop ini, semua peserta menilai workshop ini sangat bermanfaat. Santi sekali lagi menyatakan, “Setelah mengikuti workshop ini pikiran saya menjadi terbuka. Selama ini, saya masih belum terlalu memahami maksud dan bagaimana caranya memenuhi elemen penilaian terkait ketiga hal tadi, sehingga saya tidak bisa maksimal mendampingi Puskesmas dalam akreditasi Puskesmas”. Senada dengan Santi, drg. Ronald mengatakan, “Workshop yang sudah sejak lama saya nanti-nantikan akhirnya terwujud juga. Workshop ini lebih menyempurnakan pemahaman kami sebagai Tim Pendamping untuk mewujudkan akreditasi Puskesmas yang lebih berkualitas. Walaupun agak terlambat, namun akhirnya bisa terwujud juga”. Sedangkan dr. Beny mengatakan, “Memang ada pengulangan materi-materi yang kami dapatkan di Pelatihan Pendamping Akreditasi, tapi membuat kami lebih paham, terutama untuk patient safety. Namun, yang lebih penting adalah paham bagaimana implementasinya, walapun sudah tahu teorinya”.

Adakah akreditasi di hatimu ? Ada !

Adakah PDCA di dadamu ? Ada !

Adakah patient safety di hidupmu ? Ada !

Mana, mana, mana ? Ini, ini, ini !

Audit internal ? Siapa takut !

Akreditasi Puskesmas ? Pasti bisa !

Mewakili KOMPAK-Landasan Fase 2, Julia Sagala, Health Specialist, di hadapan peserta mengatakan, “Saya mengapresiasi kegiatan ini, di mana dalam prosesnya saya melihat bahwa seluruh peserta aktif dalam kegiatan diskusi. Selain itu, baru kali ini saya mengikuti kegiatan yang dimulai dengan tepat waktu. Walaupun dr. Victor hanya

IMG-20170518-WA0051
Julia Sagala, Health Specialist Program Landasan Fase 2

seorang diri sebagai narasumber, beliau menguasai kondisi kelas. KOMPAK-Landasan Fase 2 berfokus untuk peningkatan kualitas layanan di pelayanan dasar, termasuk Puskesmas. Saya berharap workshop ini bukan semata-mata hanya untuk tercapainya akreditasi Puskesmas, tapi terlebih untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh Puskesmas”. “Terima kasih atas dukungan KOMPAK dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang telah mewujudkan workshop ini”, demikian kata drg. Ronald, salah satu peserta workshop.

-DoVic 210517-

Iklan

3 respons untuk ‘Menyelamatkan Pasien dengan Patient Safety, Meningkatkan Kinerja dengan Audit Internal

Add yours

  1. Sungguh luar biasa….tulisan yg bagus yg dpt digunakan daerah lain utk belajar. Terimakasih buat team Dinkes Prov Papua Barat utk semangat dan kerja cerdasnya..Semoga dgn bersama kita dpt wujudkan Indonesia Sehat. Salam Sehat….

    Wass
    GPS

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: